Perang Dunia 1

Perang Dunia ke-I yang juga dinamakan Perang Besar, Perang Negara-Negara, dan Perang untuk Mengakhiri Semua Perang adalah sebuah konflik dunia yang berlangsung dari 1914 hingga 1919. Lebih dari 40 juta orang tewas, termasuk sekitar 20 juta kematian militer dan sipil.
Perang ini dimulai setelah Pangeran Franz Ferdinand dari Austria-Hongaria (sekarang Austria) dibunuh anggota kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo. Sebelumnya tidak pernah terjadi konflik sebesar ini, baik dari jumlah tentara yang dikerahkan dan dilibatkan, maupun jumlah korbannya. Senjata kimia digunakan untuk pertama kalinya, pemboman massal warga sipil dari udara dilakukan, dan banyak dari pembunuhan massal berskala besar pertama abad ini berlangsung saat perang ini. Empat dinasti, Habsburg, Romanov, Ottoman dan Hohenzollern, yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman “Perang Salib”, seluruhnya jatuh setelah perang.
Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia lama, menandai berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Ini juga menjadi pemicu Revolusi Rusia, yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara lainnya seperti Tiongkok dan Kuba, dan akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat. Kekalahan Jerman dalam perang ini dan kegagalan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih menggantung yang telah menjadi sebab terjadinya Perang Dunia I akan menjadi dasar kebangkitan Nazi, dan dengan itu meletuslah Perang Dunia II pada 1939. Ini juga menjadi dasar bagi peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi, dan akan melibatkan non-militer dalam perang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Perang Dunia menjadi terkenal dengan peperangan parit perlindungannya, di mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit perlindungan dan hanya bisa bergerak sedikit karena pertahanan yang ketat. Ini terjadi khususnya terhadap Front Barat. Lebih dari 9 juta jiwa meninggal di medan perang, dan hampir sebanyak itu juga jumlah warga sipil yang meninggal akibat kekurangan makanan, kelaparan, pembunuhan massal, dan terlibat secara tak sengaja dalam suatu pertempuran.
Dalam Perang Dunia ke-I, terdapat 2 persekutuan militer, yaitu Blok Sentral atau Triple Alliante dan Blok Sekutu atau Triple Entente.
Berikut adalah daftar Negara yang tergabung dalam :

 Blok Sekutu(Triple Entente) :
1. Kerajaan Serbia
2. Kerajaan Rusia (sampai November 1917)
3. Perancis (termasuk pasukan dari negara koloni Perancis)
4. Kerajaan Inggris:
a. Negara Persemakmuran Inggris dan Irlandia
b. Australia
c. Kanada
d. Selandia Baru
e. Newfoundland
f. Afrika Selatan
g. Kerajaan India
h. Negara boneka dan koloni Inggris
5. Kerajaan Belgia (termasuk pasukan negara koloni Belgia)
6. Kerajaan Montenegro
7. Kekaisaran Jepang
8. Kerajaan Italia (April 1915 dan sesudahnya)
9. Portugal
10. Kerajaan Rumania (Agustus 1916 dan sesudahnya)
11. Kerajaan Yunani (Mei 1917 dan sesudahnya)
12. Amerika Serikat (1917 dan sesudahnya)
13. San Marino
14. Andorra
15. Tiongkok
16. Brazil
17. Bolivia
18. Kosta Rika
19. Kuba
20. Guatemala
21. Haiti
22. Honduras
23. Ekuador
24. Nikaragua
25. Uruguay
26. Panama
27. Peru
28. Siam
29. Liberia
30. Republik Demokratik Armenia (1918)
31. Cekoslowakia (1918)
 Blok Sentral(Tripel Alliante) :
1. Austria-Hungaria
2. Jerman
3. Kekaisaran Ottoman
4. Bulgaria
Perang Dunia ke-I ini diakhiri melalui suatu perjanjian, yaitu “Perjanjian Versailles” pada tanggal 28 Juni 1919. Adapun isi Perjanjian Versailles adalah :
1. Jerman menyerahkan daerah kekuasaannya kepada Inggris, Prancis dan Jepang
2. Menanggung ganti rugi perang
3. Memperkecil angkatan militernya atau perangnya
4. Menyerahkan kapal-kapal dagang kepada Inggris
5. Memberikan daerah barat Jerman Sungai Rhein sebagai jaminan(selama 15 tahun)
Perjanjian ini ditantatangani oleh :
1. Thomas Woodrow Wilson (Amerika Serikat) mengajukan 14 pasal perdamaian (Wilson’s Fourteen Points)
2. Georges Clemencau (Prancis)
3. David Loyd George (Inggris)

Searah jarum jam dari atas: Parit di Front Barat; tank Mark IV Inggris melintasi parit; kapal perang Inggris HMS Irresistible tenggelam setelah terkena ranjau laut; kru senapan mesin Vickers yang menggunakan masker gas; dan pesawat dua sayap Sopwith Camel.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s